kau bukan untukku

Kasih...
aku akui aku cinta
aku akui aku sayang
dan aku akui aku rindu
tapi aku terlalu angkuh untuk mengakuinya
nyaliku terlalu ciut untuk mengatakannya

Memang benar kau berarti bagiku
memang benar aku membutuhkanmuu
dan sungguh benar aku sangat mengharapkanmu
tapi aku sadar mungkin kau bukanla untukku

Kasih...
kembalilah padanya
ku tak ingin ada yang terlalu
biar saja aku yang mengalah
tinggalkan saja aku sendiri
bersama sepi bertemang sunyi

sahabatku :')

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

Takkan Kembali

Ketika cinta itu tumbuh dibenakku
dan ketika kata hati mulai menggema
kurasakan betapa berartinya dirimu
kau adalah KEHIDUPANKU

Detik detik terus berlalu
kini kau jadi milikku
Namun kenapa saat kau jadi milikku
Kau berubah menjadi apa yang tak kuharapkan

Betapa sakit hatiku melihat kau berpaling
kukira kau tulus menyayangiku
Ternyata kau hanya menjadikanku
Sebagai seseorang yang mengisi hari - harimu

Akupun tak menyangka kau begitu sadis !
Kaupun meninggalkanku
Tapi kenapa aku sulit melupakanmu?
Jujur aku masih mengharapkanmuu

Biarlah masa lalu pergi
kini aku mempunyai orang orang yang aku sayang
pengganti yang menyayangi dan mencintaiku apa adanya
untuk melupakanmuu selamanya

jangan kau kejar cinta yang telah hilang darimu
Karena cinta yang kau sakiti tela pergi
pergi meninggalkan cinta yang lama
Membangun kehidupannya sendiri


Kupersembahkan puisi ini kepada seseorang
yang mengajari aku tentang cinta
yang mengajari aku tentang kebencian
Yang mengajari aku tentang arti hidup

waktu . . .

Ak dan kamu!
Tak seorang pun tahu kapan WAKTU mulai bergerak
Dan entah kapan sang WAKTU berhenti berjalan
Yang pasti sampai detik ini DIA terus bergerak dan terus bergulir
Entah Anda menghargai WAKTU dengan memanfaatkan sebaik-baiknya
Atau selalu menyia-nyiakan WAKTU dengan aktivitas yang tidak bermanfaat
DIA tetap diam dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapa pun
Tanpa membantu siapa pun
Tetapi DIA bernilai untuk siapa pun
DIA tidak pernah kalah dan tidak akan usang
DIA selalu baru, selalu segar dan tegar

Hanya kitalah sebagai manusia
Lambat atau cepat pasti akan termakan oleh proses sang WAKTU
WAKTU untuk kehidupan seorang anak manusia
Tidak lama dan sangat terbatas
Maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini
Dengan PRODUKTIVITAS yang sangat bermanfaat
Baik bagi diri pribadi dan bagi manusia-manusia lainnya

Kesadaran akan WAKTU harus selalu diingatkan
Dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap SANG PENCIPTA
Dengan demikian kita akan menghargai nilai keberadaan WAKTU
Dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia sehingga kita akan
Selalu berusaha untuk dapat menikmati PROSES WAKTU itu
Dengan kualitas kehidupan yang makin lama makin indah
Hidup itu nikmat, bahagia dan sangat berarti

Nikmati WAKTU kita yang masih ada...!!!
Hargai WAKTU kita yang masih tersisa...!!!